Ulang Tahun Kelima, Android Makin Dewasa

 

Pada 5 November 2007, Google bersama T-Mobile, HTC, Qualcomm, Motorola, dan hampir 30 perusahaan lainnya bergabung dan mengumumkan pengembangan Android, sistem operasi terbuka yang dibeli Google setahun sebelumnya. Buah kerjasama tersebut dibawa oleh T-Mobile G1 atau HTC Dream, perangkat Android pertama yang masuk ke pasaran pada September 2008. Sukses tak datang seketika, tapi kini, lima tahun setelah "kelahirannya" dicetuskan, Android telah menjelma menjadi sistem operasi smartphone paling dominan dengan penguasaan pasar sebesar 75 persen, menurut data kuartal ketiga dari IDC. "Android datang pada saat yang tepat, ketika iPhone mengusung tren baru dan operator seluler membutuhkan produk lain untuk menantang keberhasilan Apple," ujar Geoff Blaber dari firma penelitian CCS Insight, seperti dikutip oleh TechWorld. Hal lainnya yang turut mendorong Android adalah sifatnya yang bebas lisensi dan terbuka, serta interface yang mirip iOS pada iPhone. Hal yang terakhir disebutkan memungkinkan para vendor perangkat lain berkompetisi dengan Apple sementara menawarkan level harga lebih murah. Meski tak sefenomenal pencapaiannya di dunia smartphone, di pasar tablet, Android juga semakin menjadi. Sebanyak 10.2 juta tablet Android terjual selama kuartal ketiga tahun ini sehingga menaikkan pangsa pasarnya menhadu 41,3 persen dari 29,2 persen tahun lalu, menurut lembaga riset pasar Strategy Analytics. Dalam kurun waktu yang sama, pangsa pasar Apple menurun dari 64,5 persen menjadi 56,7 persen. Dari segi penjualan per merek, tak ada satupun produsen perangkat Android yang bisa menyamai volume penjualan Apple. Tapi secara kolektif, para vendor macam Samsung dan Asus membantu meningkatkan pangsa pasar Android. Bagaimana dengan tren Android di masa depan? Belum lama ini Chairman Google Eric Schmidt mengatakan bahwa angka aktivasi perangkat Android mencapai 1,3 juta aktivasi per hari. Jika kecenderungan itu terus berlanjut, maka sebelum tahun keenam sejak kelahirannya nanti, jumlah total aktivasi perangkat Android akan mencapai angka satu miliar. Dikuasai Samsung Samsung adalah salah satu faktor utama yang mendukung keberhasilan Android, sementara HTC dan Motorola Mobility yang merupakan pendukung lama sistem operasi itu mengalami kesulitan bersaing. Kendala yang dialami HTC menunjukkan betapa sulitnya bersaing dengan Samsung dan keluarga Galaxy-nya. "HTC One X adalah produk bagus, tetapi segera tenggelam begitu Samsung meluncurkan Galaxy S III," ujar Blaber. HTC yang tak lain merupakan pembuat perangkat Android pertama mengalami penurunan angka penjualan menjadi 7,3 juta unit smartphone selama kuartal ketiga, dibandingkan 12,7 juta pada tahun lalu, menurut data dari IDC. Keuntungan bersih pun terjun bebas sebesar 79 persen dibanding kuartal ketiga 2011, menjadi 133,5 juta dollar AS. Dalam kurun waktu yang sama, Samsung berhasil menjual 56,3 juta unit smartphone. Saingan beratnya, Apple, menjual iPhone tak sampai setengah angka tersebut, yaitu 26,9 juta unit. ZTE telah menyodok ke urutan keempat dalam hal produsen smartphone terbesar. Akan tetapi, seperti halnya ketika Android pertama kali diluncurkan, para produsen gadget tak punya banyak pilihan OS alternatif. "Itulah kesulitan yang dihadapi banyak produsen ponsel saat ini," kata Blaber lagi. Windows Phone bisa menjadi alternatif, tetapi masih perlu membuktikan diri. Keadaan bisa berubah di kuartal terakhir tahun ini, di mana sejumlah smartphone Windows Phone 8 akan memulai penjualannya, menurut penjelasan dari IDC. Mematahkan dominasi Android, menurut Ramon Llamas, manajer riset dari IDC, bukanlah hal yang mudah. Dalam tiap tahun semenjak peluncuran perangkat pertamanya, Android telah melewati dan memgambil pangsa pasar dari para kompetitornya.
Share this post :

Post a Comment

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2016. - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger